Kejadian Aneh-Aneh Jelang Bencana Situ Gintung 27-Maret-2009

Jeda bencana di tahun 2008 merupakan sebuah kesempatan emas untuk koreksi diri. Geliat bencana kembali muncul dengan keanehan tersendiri, dimulai pada awal tahun 2009 ini. Kejadian aneh yang menunjukkan akan terjadinya bencana besar dari situ gintung 27-maret-2009, dimulai dari kejadian aneh yang menimpa presiden kita, bapak SBY, tercatat tgl 12-februari-2009, Mic Mati Saat Pidato di Pertamina, SBY pun Mendongeng

Jakarta – Insiden kecil memang bisa sangat berpengaruh dalam keberhasilan. Termasuk masalah kecil seperti matinya microphone atau mic. Padahal mic sangat penting dalam sebuah rapat yang dihadiri banyak peserta. Insiden ini terjadi saat kunjungan kerja SBY ke kantor pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (12/2/009). Ini adalah kunjungan pertama SBY ke Pertamina setelah Karen Agustiawan menjadi Dirut. Awalnya, saat Presiden mau berbicara tiba-tiba microphonenya tidak berfungsi. Ia pun mengecek pada petugas kerumahtanggaan (rumgas). “Kapan diceknya?” tanya SBY. Selang beberapa menit kemudian, karena mic tak kunjung nyala, akhirnya mantan Kapolri yang kini menjadi Komut Pertamina Sutanto memberikan microphone-nya ke SBY.

Sebelum kejadian aneh yang menimpa bapak presiden SBY, maka terjadilah di pertamina, kejadian aneh,[ Senin, 19 Januari 2009 ], Depot BBM Pertamina Plumpang Meledak Lima Juta Liter Bensin Terbakar.

Kejadian aneh dimana presiden SBY berkunjung ke pertamina, namun mic beliau mati, maka esoknya kejadian itu terulang lagi, Tragedi Mikrofon yang Bikin SBY ‘Bete’ Kembali Terjadi

Anwar Khumaini – detikNews, Jakarta – Baru Kamis kemarin Presiden SBY kesal dengan mikrofon yang mati saat berkunjung ke Kantor Pertamina, hari ini insiden serupa terjadi. Kali ini giliran mikrofon Istana yang bikin SBY ‘bete’. Ceritanya, SBY hendak jumpa pers soal perkembangan Aceh setelah 4 tahun ditangani Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias. Setelah beberapa menit berbicara, tiba-tiba mikrofon wireless mati. Hidup kembali, kemudian mati lagi. SBY pun merasa terganggu. Paspampres yang mengetahui wireless mati langsung meminta sejumlah wartawan yang posisinya menutupi loudspeaker untuk minggir. Tujuannya agar sinyal tak terganggu. Salah seorang staf humas Setneg mencoba untuk memberikan mikrophon kepada SBY. Namun, dengan mengibaskan tangannya, SBY tidak mau menerimanya. “Bukan-bukan. Masalahnya ada di sana,” ujar SBY sambil menunjuk ke loudspeaker. Setelah byar pet selama beberapa kali, akhirnya wireless hidup kembali. SBY pun melanjutkan jumpa pers. Kejadian serupa terjadi Kamis 12 Februari kemarin di Kantor Pertamina. Mikrofon yang ada di depan SBY tidak nyala. SBY menanyakan apakah sebelumnya sudah dicek. Akhirnya, mikrofon yang ada di depan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutanto dipakai SBY. (anw/nrl)

Dua kejadian aneh yang menimpa presiden kita, bapak SBY, secara urut tgl 12 dan 13 februari-2009 merupakan sebuah ingatan yang jelas dari kejadian aneh sebelum tsunami aceh, gempa yogya, tsunami pangandaran dan gempa bengkulu.

Tersebutlah saat itu masa jayanya ponari hingga sebuah usulan nyata terjadi sebagai, …Selain mengusulkan dibangunnya instalasi ”air sakti” model PDAM itu, Kak Seto juga usul agar waktu pengobatan dibatasi. Yakni Ponari hanya mengobati pada pukul 15.00 hingga pukul 17.00. Sehingga ia bisa sekolah, dan bermain pada siang harinya.

Selang waktu yang mengingatkan akan tgl kembar, terjadilah peristiwa yang cukup aneh menimpa Jakarta, tepat tgl 11-maret-2009 lalu, Video Meteor Jatuh di Jakarta, Sebuah benda langit yang diduga meteor, terlihat seperti jatuh ke bumi sesaat setelah sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan deras disertai angin kencang. Fenomena alam yang kini jarang bisa disaksikan tersebut, sempat diabadikan salah seorang warga Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa terjadi pada 11 Maret 2009 sekitar pukul 18.00 WIB.

 

Dari tgl kembar tgl 11-maret-2009 itulah sebuah ingatan tahun 2006 dan tahun 2007 tentang bencana kembali menemukan bentuknya, setelah itu yaitu 16 hari setelah meteor itu, maka, Jakarta – Bencana tanggul jebol di Cireundeu, Tangerang, sebelumnya disebut Jakarta Selatan, berimbas pula pada Seto Mulyadi. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (Komnas PA) ini rumahnya terendam 2,5 meter. 4 Mobil miliknya pun menjadi korban. “4 Mobil milik kami sampai terseret dari garasi hingga ke taman,” kata putri sulung Kak Seto, Minu saat dihubungi melalui telepon, Jumat (27/3/2009). Kendaraan tersebut yakni Suzuki Swift, Honda Jazz, Kijang Innova, dan Toyota Avanza. “Satu mobil Pregio untuk kelas keliling ikut terendam,” tambahnya. Rumah yang terletak di kawasan Cireundeu Permai ini kini telah terendam air bah. “Ini kejadian luar biasa,” jelasnya. (ndr/gah)

Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka  bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram .Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu. (qs 5:62)::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

Surat ke 5 ayat ke 62 sesuai dengam bencana terakhir yang tercatat sebagai gempa bengkulu 12-september-2007, maka 562 setelah itu, terjadilah situ gintung yang terjadi tgl 27-maret-2009, sesuai sifat saat itu, dimana banyak orang yang bersegera dalam dosa, suap, korupsi sirik dengan air ponari dsb)

Bacaan lebih lanjut masalah ‘tsunami’ ibukota  ini dapat dibaca di Kejadian Aneh-Aneh Jelang Tsunami Jakarta dimana salah satunya memuat penjelasan mengapa ‘tsunami’ Jakarta  terjadi tepat tgl 27-3-2009 ? mengapa bukan tgl lain ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s